Bukti Bahwa Sahabat Kamu Itu Sebenarnya Adalah Penjahat Sosial

Manusia adalah makhluk sosial. Mengapa dikatakan demikian karna manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Ya, begitulah salah satu teori membosankan yang gue pelajari sewaktu menjadi siswa putih abu-abu ilmu pengetahuan sosial di sebuah sekolah paling keren di Makassar (mengapa keren? Karna ada guenya gitu deh hihihi). Entah siapa pencipta teori ini gue nggak peduli. Adapun teori lain yang gue pelajari di kelas sosiologi antropologi bahwa “Teman Sepermainan” adalah salah satu pranata sosial pembentuk karakter kepribadian seseorang. (emang benneran gitu teorinya? Hhmmm.. tau akh gelap!!)

Gue setuju dengan teori di atas. Hasil analisa gue terhadap teman-teman gue setelah melakukan penelitian bodoh selama ratusan tahun, hehehe… Gue berhasil menyimpulkan sebuah teori baru bahwa “Teman adalah penjahat sosial”. Mengapa dikatakan demikian karna teman tidak dapat hidup tanpa memanfaatkan orang lain. Manfaatin motor teman buat antar kesana kemari, manfaatin otak teman buat ngerjain tugas kuliah, manfaatin kekayaan teman buat beli ini itu, manfaatin tenaga teman buat bantuin ini itu, bahkan sampai kebodohan teman juga dimanfaatkan coy ckckckck! Ya, begitulah hidup bahwa teman adalah untuk dimanfaatkan, benner nggak?? wkwkwkwk… 😀

Ironis memang klo dikatakan bahwa teman berteman adalah untuk saling memanfaatkan. Faktanya emang kayak gitu, tapi klo seorang teman tidak keberatan untuk dimanfaatkan, ya nggak masalah donk! Teman itu sendiri macem-macem jenisnya coy,,, ada teman sekolah, ada teman sekerja, teman seperjuangan, teman sejati, dan kata pinkan mambo ada teman tapi mesra hehehe… Yang terbaik dari semua jenisnya tentu saja teman sejati yang disebut sahabat bro.

Klo semua teman meninggalkan kamu karena nggak ada lagi yang bisa mereka manfaatkan darimu, seorang sahabat akan selalu bersamamu. Sahabat sejati nggak ngilang saat kita susah men. Bahkan sekalipun kamu lakuin kesalahan padanya, ia nggak mudah meninggalkan kamu. Itulah hebatnya seorang sahabat, kamu masih bisa dimanfaatin ato nggak, kamu masih jadi orang yang bernilai ato nggak, kamu berubah jadi orang jahat sekalipun, sahabat tetaplah sahabat. Friendship is never end!

Seorang sahabat juga nggak selamanya jadi orang yang menyenangkan loh. Kadang sahabat tuh orangnya bawel, nasehatnya menyebalkan, bahkan bisa nonjok kamu dari depan. Tapi selama maksudnya buat kebaikan kamu, justru yang seperti itu yang harus kita cari. Seperti ada tertulis “Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti Spam!! Isi jawaban di bawah * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.


DMCA.com