Tentang Malaikat Kecil

Dahulu kala Seorang yang mulia membuka mataku untuk melihat malaikat kecil. Aku berjalan bersama-sama dengan kawanan orang tuli untuk sebuah kehidupan. Aku menjauh dari mereka saat malaikat kecil menyapaku. Suatu ketika salah satu dari mereka mendapatiku menyapa malaikat kecil dan berkata “Hey teman-teman lihat! Dia Gila!!!”

Entah kalian mengerti atau tidak cerita singkat di atas, yang jelas itu adalah sebuah ilustrasi abstrak tentang gue, malaikat kecil dan teman-teman gue. Bisa dibilang gue terobsesi dengan malaikat kecil. Gue adalah salah satu orang gila dengan fantasi bodoh tentang malaikat kecil, begitulah anggapan mereka tentang gue. Klo gue pasang status FB yang ada malaikat kecilnya, beeuuuhhhh… bisa dipastikan akan rusak dalam beberapa menit. Ada yang penasaran dengan malaikat kecil gue, ada yang menganggapnya hanya sebuah omong kosong belaka, dan yang pasti banyak dari mereka yang nggak ngerti sama sekali dengan arti status gue yang ada malaikat kecilnya hehehe

Sebenarnya malaikat kecil itu apaan sih? nih gue jelasin maksud gue dengan malaikat kecil…

Ya benar, malaikat kecil memang hanyalah sebuah fantasi belaka. Karakter anak kecil bersayap yang lucu imut dan menggemaskan. Gue memang suka dengan malaikat kecil. Sebenarnya itu sih cuma simbolis aja buat gue. Anak kecil gue artikan sebagai lambang kebebasan untuk bahagia. Anak kecil tuh cuman mau bahagia dimana dia bisa bermain ato ngedapetin apapun yang dia inginkan, nggak perduli dengan apa yang ada disekelilingnya. Sedangkan malaikat tentunya gue artikan sebagai  lambang kebaikan. Makhluk surga baik hati yang menjaga dan melindungi manusia.

Jika waktu bisa kembali berputar, gue mau jadi anak kecil lagi. Jadi dewasa tuh nggak enak. Terkadang gue benci jadi orang dewasa. Jadi dewasa itu memaksa gue berpikir jauh kedepan, memikirkan masa depan yang penuh dengan misteri, memikirkan orang lain dan keadaan sekitar, trus harus pahamin orang lain yang belum tentu mau pahamin gue. Benar-benar tidak menyenangkan.

Bukankah lebih baik jadi anak kecil, menurut gue kadang-kadang kita harus bersikap seperti anak kecil untuk sejenak. Nggak usah mikirin apa kata orang, lupain masalah yang belum terselesaikan dan nikmatilah hidup ini. Ayo bersenang-senang melakukan apa yang kita inginkan namun tetap menjadi orang baik seperti layaknya seorang malaikat kecil yang baik hati dan bahagia bermain dalam taman surga.

Tapi menurut gue sih, malaikat kecil itu benar-benar ada. Gue percaya ada malaikat kecil dalam hati kita semua. Malaikat kecil selalu berbisik jauh dari dasar hati mengatakan hal-hal yang baik dan benar. Tahukah kalian, setiap kali gue berdoa di pagi hari, gue ngerasa sepertinya Tuhan ngirimin seorang malaikat kecil buat jagain gue sepanjang hari. Gue jadi bisa peka dengan bisikan malaikat kecil, tau mana yang terbaik yang harus gue lakuin. Malaikat kecil slalu jagain hati dan pikiran gue, ingetin gue untuk slalu jadi orang baik dan nyadarin gue klo mo berbuat jahat. Gue juga jadi lebih tenang hadapin masalah, seberat apapun masalahnya gue nggak perlu khawatir karna gue yakin ada malaikat kecil yang slalu lindungin gue dan memberi kedamaian dalam kesusahan.

Thanx GOD buat malaikat kecilnya….

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti Spam!! Isi jawaban di bawah * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.


DMCA.com