Teori Bagaimana Mengetahui Cewek Mana Yang Bisa Diajak Berkenalan

Mungkin sebagian besar pria dalam planet ini beranggapan bahwa makhluk penuh misteri yang disebut “Wanita” adalah makhluk yang begitu kompleks dan lebih rumit dipahami daripada memahami amuba, plangton, larva lalat hijau, tarantula, nyamuk anopheles, atau mungkin hewan vertebrata seperti kodok. Karna dianggap sebegitu rumitnya makhluk jenis ini, sehingga banyak para pecundang yang enggan untuk berinteraksi dengan makhluk jenis ini…

Tapi tenang! Tenang! Gue punya sebuah teori bodoh tentang bagaimana berkenalan dengan wanita yang belum kita kenal. Teori ini bukan sekedar teori coy… karna udah gue buktiin kebenarannya en it works! Dalam catatan ini gue akan berbagi pengalaman ama kamu kamu yang adalah para pecundang yang tidak berani berhadapan dengan wanita wkwkwkwk… 😛 (PERHATIAN!! Berikut ini bukanlah tutorial untuk menjadi seorang playboy karna gue sendiri tidak berbakat menjadi seorang playboy)

Pertama-tama adalah menentukan target “wanita” yang kamu kehendaki. Bebas terserah kamu deh maunya yang kayak gimana!

Setelah itu tatap matanya sampai wanita itu sadar klo kamu sedang perhatiin dia. Setelah dia sadar klo kamu lagi perhatiin dia, maka hanya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi… Jika menurutnya kamu tidak menarik (example: jelek, culun, nggak fashionable, dll), maka dia akan membuang muka dan mencari pandangan lain yang lebih menarik. Dan jika menurutnya kamu cukup menarik (example: tampan, gaul, tajir, famous, dll), maka dia akan tetap membuang muka namun sesekali ia akan berbalik membalas tatapanmu.

So what next? Jika kemungkinan pertama terjadi, mohon maaf kawan! Gue turut berduka cita atas deritamu , dan jika kemungkinan kedua terjadi, segeralah berkenalan karna dia mengharapkan itu, jangan menjadi seorang pecundang hehehe!!

 

Teori ini gue ambil dari novel “JOMBLO sebuah komedi tentang cinta” yang gue baca waktu masa SMA sebelum buku karya Adhitya Mulya ini menjadi best seller. Sumpah kocak abis coy! jauh lebih kocak dari filmnya… dan teori di atas menurut gue adalah teori paling masuk akal dari novel ini yang pernah gue praktekkan.

Waktu kuliah gue pernah praktekkan teori ini terhadap cewek manis yang menjadi mahasiswa baru di kampus gue dan kemungkinan kedua terjadi hehehe, namun sayangnya waktu itu gue hanya iseng dan tidak begitu yakin dengan teori ini sehingga gue nggak berkenalan ama si dia. Setelah waktu berlalu sampe gue udah mo sarjana, suatu ketika gue cerita2 ama teman seangkatannya, trus temannya itu keceplosan en cerita klo sebenarnya objek keisengan gue itu ternyata pernah suka ama gue waktu masa-masa praktikum widiihhhh… ternyata teori Adhitya Mulya benner coy! pantesan waktu sohib gue nyatain cinta ditolak, ternyata karna si dia ngefans ama gue toh wkwkwkwk! 😀

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti Spam!! Isi jawaban di bawah * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.


DMCA.com