Buat Kamu Yang Hobi Fotografi, Wajib Tahu Pengetahuan Sejarah Ini

Gue bukan seorang fotografer. Gue hanya seorang yang menyukai fotografi. Itu adalah dua hal yang berbeda. Ingat loh ya. Klo yang disebut fotografer kan biasanya emang udah ahli banget soal fotografi karna itu emang udah menjadi profesi kerjaannya dia buat foto-fotoin orang. Nah klo mereka yang menyukai fotografi itu foto-fotoin sesuatu cuman buat muasin jiwa seni dia doang. Tapi bukan berarti gak banyak dari mereka yang ahli kayak fotografer juga loh ya. Baik fotografer ato bukan, menurut gue jika kamu pengen ahli dalam fotografi maka kamu wajib tau apa arti fotografi dan bagaimana sejarah fotografi itu. Karna dengan gitu kita akan lebih menghargai dan lebih belajar dari para pendahulu. Karna oleh mereka sehingga fotografi menjadi ada seperti sekarang.

Nah karna gue bukan ahli banget soalnya fotografi dan pengen jadi ahli, makanya gue cari tau gitu. Dan karna gue baik hati keren dan ganteng, makanya disini gue mo berbagi pengetahuan juga ke kamu semua apa yang gue tau tentang apa pengertian fotografi dan sejarah fotografi.

Pengertian Fotografi

Fotografi itu apaan, pastinya rata-rata kamu cuman taunya klo itu berhubungan dengan foto dan kamera. Klo kamu liat di Wikipedia, fotografi katanya berasal dari bahasa Yunani gitu. Terdiri dari kata “photos” yang artinya Cahaya dan “Grafo” yang artinya melukis ato menulis. Jadi klo digabung fotografi artinya adalah proses melukis ato menulis dengan menggunakan cahaya. Lah trus gimana caranya melukis pake cahaya? Emang tu cahaya kayak kuas ato pensil buat menggambar? Ya gak gitu juga maksudnya. Oleh karena itu kamu perlu tau gimana sejarah fotografi supaya tau apa maksudnya melukis pake cahaya.

Sejarah Fotografi

Seni fotografi itu sebenarnya berawal dari kegalauan para pelukis jaman dulu yang kepengen banget melukis sesuatu yang benar-benar keliatan persis seperti aslinya. Pada suatu ketika Aristoteles nemuin sebuah teori tentang sifat cahaya. Teorinya tuh kayak gini.

sifat cahaya

Klo kamu bikin sebuah lubang kecil pake jarum dan bisa mengamati sebuah objek melalui lubang itu, maka objek yang kamu liat itu akan tampak terbalik. Karna cahaya objek yang melewati lubang jarum tersebut akan terbalik, bagian atas menjadi bawah, dan bagian kiri menjadi kanan. Inilah sifat cahaya saat menembus lubang jarum.

Nah trus dari teori itulah bangsa cina dapet ide kreatif buat bikin sebuah alat untuk menjawab kegalauan para pelukis tersebut. Akhirnya jadi deh tuh alat semacam ruang gelap tertutup yang namanya Camera Obscura. Kata Obscura dalam bahasa Latin artinya “ruang gelap”. Dalam alat ini nih si pelukis menggambar ulang cahaya objek yang terekam.

Sejarah Fotografi

Wah kayaknya seru banget melukis kayak gitu. Nah dari sini kamu udah bisa ngerti kan maksudnya melukis cahaya itu kayak gimana? Fotografi yang artinya melukis cahaya ya kayak gitu. Dan ini juga sekaligus asal mula lahirnya Kamera. Tapi kamera waktu itu hanya alat bantu buat melukis aja. Tapi kan ribet tuh bikin alat ruangan gede kayak gitu. Maka terus berkembang lah kamera ini jadi lebih kecil trus dalemnya dipasang cermin kayak gini.

fotografi ObscuraSejarah FotografiKamera fotografi terus berkembang semakin canggih. Hingga pada taon 1826 orang perancis bernama Joseph Nicephore Niepce kayaknya lagi males menggambar. Mungkin dia mikir ngapain sih susah-susah menggambar? Kenapa gak bikin sesuatu yang bisa menggambar sendiri? Dan tadaa…! Akhirnya dia berhasil bikin foto heliografik pertama didunia. Dia pake wadah gelas yang dilumurin cairan Bitumen trus kemudian ditaruh di dalam camera obscura sebagai pengganti kertas gambar. Setelah dibiarin selama 8 jam, baru kemudian bisa berhasil menjadi foto.

Fotografi Heliografik

Fotografi by Niepce

Dengan keberhasilan tersebut, si Niepce jadi semakin penasaran ama fotografi. Trus dia kemudian ngajakin sohibnya yang seorang seniman dan ahli kimia bernama Louis Jacques Mande Daguerre buat perbaikin hasil temuannya. Malangnya nasib si Niepce yang kemudian meninggal pada taon 1833 sehingga Daguerre melanjutkan penelitian mereka sendirian. Si Daguerre pun akhirnya nemuin metode baru bikin foto yang lebih efektif make pelat tembaga yang dilapisin perak terionisasi. Metode itu ternyata lebih sensitif terhadap cahaya daripada Bitumennya si Niepce.

Fotografi Daguerre

Fotografi by Daguerre

Metode temuan  Daguerre ini semakin ia sempurnakan dan dipatenkan dengan sebutan Daguerreotype. Metode fotografi ini kemudian dipublikasikan pada 1839 dan disambut gembira oleh rakyat Perancis, dan pada tanggal 14 Agustus1839 pemerintah Perancis ngasih pengumuman penemuan itu sebagai hadiah buat seluruh dunia. Wah hebat ya?

Pada taon 1935 sebenarnya William Henry Fox Talbot juga nemuin proses fotografi lain yang serupa dengan metode Daguerreotype dan sayangnya gak dipublikas gitu. Makanya si Daguerre yang dapet hak paten. Namun kelanjutan sejarah fotografi semakin berkembang dari hasil penemuan si Talbot. Karna pada akhirnya dia nemuin  proses bikin film negative yang disebut Tabotype.  Jadi inilah yang menjadi cikal bakal ditemukannya film negative dalam dunia fotografi.

Demikianlah pengertian fotografi dan sejarah fotografi. Apa kamu ahli dalam fotografi? Udah ngerti penjelasan fotografi diatas? Langsung ngasih komentar dibawah aja ya!

fotografiSalam Fotografi

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti Spam!! Isi jawaban di bawah * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.


DMCA.com