Kebodohan Terhebat [FLASH_FICTION]

“Aku bukan seorang pecundang! Aku hanya seorang yang bodoh!”

Begitulah teriak seorang anak kecil dibalik dinding kaca saat aku berdiri dimuka cermin. Tubuhnya yang mungil berselimutkan baju merah terkoyak, tampak berusaha memanjat kursi kayu untuk duduk diatasnya. Duduk manis seperti hendak mendengarkan sebuah cerita. Entah mengapa dan bagaimana terjadi tanpa ku sadari aku juga telah duduk diatas kursi kayu dan aku pun mulai bercerita…

Continue reading ?

[PUISI JELEK] Topeng Baru Dari Malaikat Kecil

Aku percaya dengan apa yang disebut takdir. Karya terhebat dari sang Pencipta untuk satu kehidupan.

Suatu ketika aku salah mengartikan cahaya indah yang mendekat, dan apa yang kukira takdir ternyata hanyalah sebuah kebohongan belaka. Lalu aku mengenakan topeng yang kulukis sendiri. Topeng yang tersenyum.Topeng untuk menutup prahara yang kuderita.
Continue reading ?

Cerita Yang Menyebalkan [PUISI_JELEK]

Dunia yang ku kenal adalah layaknya cerita yang menyebalkan.

Egoku ingin berdoa kepada Pencipta. Tapi yang menyebalkan adalah apa yang sangat ingin ku doakan bertentangan dengan apa yang kau doakan. Aku tidak jadi berdoa. Biarlah indahnya inginmu yang tercipta. Aku bukan tokoh utama dan inginku bukan bagian dari cerita. Cerita ini menyebalkan. Sungguh sangat menyebalkan! Continue reading ?

Celakanya Cinta [PUISI_JELEK]

Orang bilang, cinta datang dan pergi begitu saja. Ya, begitulah cinta.

Tapi celakanya Cinta Pertama datang dan tak mau pergi.

Celakanya cinta itu menggenggam pedang berkilat cahaya.

Celakanya cinta itu menghalau semua yang datang.

Dan yang paling celakanya lagi bahwa yang terbaik dan yang terhebat sekalipun tak dapat mengalahkannya.

“Hey cinta, sampai kapan kau ada disini?”
Continue reading ?